16.2.12

Semu


 

Sulit aku palingkan wajahku darinya
Senyumnya,tawanya,sulit untuk aku hindarkan
sampai bersaut sapa pun aku sungkan
Karna takut terdengar degupan gendang didadaku
Sekon per sekon mulai berdenting
Telah banyak daun-daun yang gugur
Mengulas harapan itu semakin sulit pudar
Serasa terjebak dalam istana penghuni singa
Lambat laun baru aku sadari
Selama itukah aku tertidur dalam satu putaran tak berujung?
Hingga berotasi dalam akar pikiran dan liverku
Menusuk kedalam sel-sel dan denyut nadiku
Berharap hanya bayangan semu
Mudah terbayang namun sulit ku raih
Karena kamu telah menghiasi dinding liverku
Hanya dengan bayanganmu
© Once Upon A Time
Maira Gall